Langsung ke konten utama

Nulis Matek Ga Nulis Matek

NULIS MATEK
GA NULIS MATEK

            Pada hari kamis, 7 mei 2020 pukul 20.15 - 21.00 WIB, pak rama selaku dosen yang mengampu mata kuliah kajian sosial iklan mengadakan kuliah online dengan menggunakan live ig. Disini pak rama tidak sendiri namun ditemani oleh endik koeswoyo. Nulis Matek Gak Nulis Matek. Itulah yang menjadi tema yang dibahas dalam perkuliahan online ini.
            Endik Koeswoyo adalah seorang penulis skenario asal Indonesia. Banyak sekali karya-karya yang telah dibuat baik itu novel, buku, dan sinetron bahkan beberapa sudah diadaptasi menjadi film layar lebar.
            Pak rama mengatakan bahwa konsep menulis adalah sesuatu hal yang luar biasa. Ada dua profesi menulis teks, copywriter dan storyteller. Copywiter lebih menekankan pada product approach karena tujuannya untuk mempromosikan produk dari klien/perusahaan. Sedangkan storyteller bisa diartikan sebagai pendongeng/pengarang cerita lebih menekankan pada personal approach.
            Menanggapi generasi korona, mas andik mengatakan bahwa, bagaimanapun sebenarnya dari dosen itulah kita mendapatkan ilmu. Dosen atau guru adalah orang yang harus kita tiru.
            Bicara tentang penulisan mas Andi mengatakan bahwa penulisan itu bicara tentang peluang. Salah satu alasan kenapa mas andi bertahan dalam dunia penulisan adalah karena “duit”. Tidak menampik bahwa penghasilan yang ia peroleh semua itu berasal dari nulis, dan dari situ ia mendapatkan duit untuk bertahan hidup.
            Kemandirian diawal dan usaha itu penting. Menjadi kreatif dan inovatif dengan mengkaji fenomena yang dimana orang lain tidak bisa nangkep sedangkan mas Andi bisa. Ketika menulis pasti ada rasa bosan namun mas andi mengatakan bahwa semua itu balik lagi ke tujuan. Tujuan dimana mau diterbitkan, buat siapa, bayarannya mau berapa. Semua itu harus dilakukan karena ada deadline. Kuncinya adalah bagaimana melihat sudut pandang dari sebuah fenomena/cerita. Karena ada tujuan jadi semangat untuk menyelesaikan novel.  
            Kesalahan yang banyak penulis lakukan adalah tidak mau membaca. Sedangkan membaca adalah kunci utama dalam menulis. Harus banyak-banyak membaca. Itulah yang dikatakan mas andi.
            Mas andi mengatakan bahwa ada satu teori dimana ia merasa gagal jadi penulis novel. Kesalahan yang dilakukan mas andi adalah dengan membuat sinopsis garis besar cerita baru setelah itu dibikin konflik. Itu salah.
            Penulis-penulis sukses menggunakan character driven atau cerita yang dikembangkan dari sisi karakternya dan bukan dari sisi plot ceritanya. Menceritakan karakternya dulu. Itu yang paling penting.
            Dalam menulis mas andi tidak melakukan pengulangan cerita. Ia selalu berusaha mencari sesuatu yang berbeda. Jika di FTV pengulangan adegan memang dilakukan namun untuk dialog berbeda. Mas andi selalu berusaha untuk berfikir bagaimana cara mengemas cerita sama namun menarik untuk dilihat.
            Mencari ide cerita salah satunya bisa dilakukan dengan melihat topik apa yang sedang trending di youtube.
            Closing statement oleh mas andi: Untuk menjadi seorang penulis harus memiliki skill mengamati dan membaca. 1:100 halaman untuk menghasilkan sebuah kata. Belajar menulis dan membuat konsep, karena konsep itu mahal. Jika ingin menjadi penulis skenario semakin banyak yang ditonton semakin bagus. Jika ingin menjadi penulis skrip semakin banyak novel yang dibaca semakin bagus. Harus bisa membaca peluang


Nadia Rachma Wardana
18107030095
Kajian Sosial Iklan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunikasi Profetik dan Seluk Beluknya

 KOMUNIKASI PROFETIK DAN SELUK BELUKNYA               Latar Belakang Munculnya Komunikasi Profetik           Lahirnya Komunikasi Profetik dilatarbelakangi oleh pergantian IAIN (Institut Agama Islam Negeri) menjadi UIN (Universitas Islam Negeri). UIN bertujuan mengintegrasikan serta menginterkoneksikan agama dan ilmu pengetahuan (dalam hal ini komunikasi). Pembahasan Komunikasi Profetik yang bertujuan mempertemukan agama dan ilmu pengetahuan terlebih dahulu diawali dengan pembahasan tentang bagaimana fenomena komunikasi di Barat dan bagaimana kontribusi Islam terhadap bidang keilmuan yang sama. Antara Barat dan Islam selalu diliputi prasangka dan rasa saling curiga. Nyatanya, prasangka dan rasa saling curiga itu merupakan dampak dari antara kedua belah kubu. Menurut Majid Tehranian, kesalahpahaman tersebut antara lain: Barat salah paham atas Islam, Islam salah paham atas Barat, Barat salah paham atas Bara...

Consumer Journey

“CONSUMER JOURNEY” Target Audience: Julaeha, wanita berusia 37 tahun, seorang guru Madrasah Aliyah Yapimu Subang. Tinggal di desa Mekarjati, kecamatan Pusakanagara, Subang Jawa Barat. Pendiam, lembut, perfeksionis, menjaga penampilan, suka memasak, suka nonton acara masak di youtube. Bercita – cita ingin memiliki toko kue sendiri. Consumer Journey Waktu Aktifitas Point of Contact Media 04.30 – 04.40 Bangun tidur, buka melihat jam dan memeriksa chat whatsApp. Bantal, guling, kasur, handphone (WhatsApp). WhatsApp 04.40 – 04.50 Keluar kamar, berjalan menuju kamar mandi, ambil handuk, mandi dan ambil air wudhu. Handuk, pintu kamar mandi, gantungan baju, sabun, pasta gigi, sikat gigi, gayung. Ambient media 04.50 – 05.00 Sholat subuh. Sajadah, mukennah, 05.00 – 05.25 Persiapan berangkat kerja: pakai baj...

Copywriting yang Menggoda oleh Budiman Hakim

COPYWRITING YANG MENGGODA OLEH BUDIMAN HAKIM            Budiman Hakim atau yang akrab disapa Om Bud adalah seorang Creative Advisor dari MAC909. Beliau sering disebut sebagai Maestro Periklanan Indonesia. Banyak buku-buku yang telah ia telurkan seperti “Ngobrolin Iklan Yuk”, “Si Muka Jelek”, dan masih banyak lagi karya-karya buku Budiman Hakim lainnya. Ia mengatakan bahwa dengan menulis ia bisa pergi kemanapun ia inginkan dan ia ingin menghabiskan sisa umurnya untuk memberikan banyak ilmu kepada generasi-generasi penerusnya.            Berbicara mengenai dasar apa itu copywriting, banyak orang belum bisa membedakan atau belum mengetahui apa itu copywriting dan lain semacamnya. Jika dilihat dari asal kata, copy berarti teks. Sedangkan writing berarti penulisan. Ketika disatukan menjadi terminology advertising maknanya berkembang menjadi penulisan naskah yang mempunyai tujuan persuasi...