Langsung ke konten utama

Apa Yang Ingin Kalian Konsumsi Dari Internet Hari Ini?

Apa Yang Ingin Kalian Konsumsi Dari Internet Hari Ini?


Apa yang terlintas dibenak kalian ketika mendapatkan pertanyaan seperti itu? Dilihat dari kondisi saat ini mungkin jawaban yang tepat adalah kuota. Pengguna internet yang kian bertambah, bahkan sejak pandemi Covid-19 penggunaan internet mengalami perlonjakan besar. Berdasarkan laporan terbaru We Are Social, pada tahun 2020 disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada kenaikan 17% atau 25 juta pengguna internet di negeri ini. Hal ini jelas bahwa kuota menjadi kebutuhan yang penting mengingat pemerintah yang belum mengizinkan sekolah atau kampus dibuka kembali sehingga sistem pembelajaran harus dilakukan secara online. 

Penggunaan internet kian merajai dunia. Generasi millenial atau biasa kita sebut dengan Gen Z adalah generasi yang paling melekat dalam penggunaan teknologi. Pengguna internet di Indonesia didominasi generasi milenial. Hal ini terungkap dari survei terbaru Asosiasi penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Oktober 2016 menunjukkan 80 persen atau sekitar 25 juta pengguna internet di Indonesia adalah mereka yang berusia 25-29 tahun dan sekitar 72 persen pengguna berusia 30-34 tahun.

Sebagai generasi milenial, banyak hal yang ingin dicapai penulis dalam menggunakan internet. Prioritas utama adalah kemudahan dalam mengakses media apapun. Kita ketahui bahwa kecepatan internet dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga ketika berada dalam situasi sangat membutuhkan internet namun kendala faktor cuaca misalnya angin kencang, kita kesulitan untuk mengakses internet, belum lagi jika lampu padam biasanya kekuatan sinyal menurun bahkan menghilang. Prioritas kedua adalah kebutuhan aplikasi. Mengingat sistem pembelajaran saat ini menggunakan sistem online dibutuhkan aplikasi yang dapat menunjang pembelajaran seperti google classroom, zoom meeting, poccast, e-learning dan whatApp. Namun ternyata aplikasi-aplikasi tersebut masih belum dikatakan efektif karena ada beberapa pelajaran yang membutuhkan tatap muka langsung seperti praktek sehingga dibutuhkan aplikasi yang tepat untuk menunjang pembelajaran tersebut. Prioritas ketiga adalah privasi. Hak privasi dibutuhkan dalam penggunaan media karena hal tersebut dapat mempengaruhi citra diri sehingga seharusnya sistem keamanan dapat diperkuat lagi untuk seluruh platform digital.

Sumber : inet.detik.com, tirto.id



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunikasi Profetik dan Seluk Beluknya

 KOMUNIKASI PROFETIK DAN SELUK BELUKNYA               Latar Belakang Munculnya Komunikasi Profetik           Lahirnya Komunikasi Profetik dilatarbelakangi oleh pergantian IAIN (Institut Agama Islam Negeri) menjadi UIN (Universitas Islam Negeri). UIN bertujuan mengintegrasikan serta menginterkoneksikan agama dan ilmu pengetahuan (dalam hal ini komunikasi). Pembahasan Komunikasi Profetik yang bertujuan mempertemukan agama dan ilmu pengetahuan terlebih dahulu diawali dengan pembahasan tentang bagaimana fenomena komunikasi di Barat dan bagaimana kontribusi Islam terhadap bidang keilmuan yang sama. Antara Barat dan Islam selalu diliputi prasangka dan rasa saling curiga. Nyatanya, prasangka dan rasa saling curiga itu merupakan dampak dari antara kedua belah kubu. Menurut Majid Tehranian, kesalahpahaman tersebut antara lain: Barat salah paham atas Islam, Islam salah paham atas Barat, Barat salah paham atas Bara...

Consumer Journey

“CONSUMER JOURNEY” Target Audience: Julaeha, wanita berusia 37 tahun, seorang guru Madrasah Aliyah Yapimu Subang. Tinggal di desa Mekarjati, kecamatan Pusakanagara, Subang Jawa Barat. Pendiam, lembut, perfeksionis, menjaga penampilan, suka memasak, suka nonton acara masak di youtube. Bercita – cita ingin memiliki toko kue sendiri. Consumer Journey Waktu Aktifitas Point of Contact Media 04.30 – 04.40 Bangun tidur, buka melihat jam dan memeriksa chat whatsApp. Bantal, guling, kasur, handphone (WhatsApp). WhatsApp 04.40 – 04.50 Keluar kamar, berjalan menuju kamar mandi, ambil handuk, mandi dan ambil air wudhu. Handuk, pintu kamar mandi, gantungan baju, sabun, pasta gigi, sikat gigi, gayung. Ambient media 04.50 – 05.00 Sholat subuh. Sajadah, mukennah, 05.00 – 05.25 Persiapan berangkat kerja: pakai baj...

Copywriting yang Menggoda oleh Budiman Hakim

COPYWRITING YANG MENGGODA OLEH BUDIMAN HAKIM            Budiman Hakim atau yang akrab disapa Om Bud adalah seorang Creative Advisor dari MAC909. Beliau sering disebut sebagai Maestro Periklanan Indonesia. Banyak buku-buku yang telah ia telurkan seperti “Ngobrolin Iklan Yuk”, “Si Muka Jelek”, dan masih banyak lagi karya-karya buku Budiman Hakim lainnya. Ia mengatakan bahwa dengan menulis ia bisa pergi kemanapun ia inginkan dan ia ingin menghabiskan sisa umurnya untuk memberikan banyak ilmu kepada generasi-generasi penerusnya.            Berbicara mengenai dasar apa itu copywriting, banyak orang belum bisa membedakan atau belum mengetahui apa itu copywriting dan lain semacamnya. Jika dilihat dari asal kata, copy berarti teks. Sedangkan writing berarti penulisan. Ketika disatukan menjadi terminology advertising maknanya berkembang menjadi penulisan naskah yang mempunyai tujuan persuasi...